Glad Tidings Church merupakan pelayanan yang dirintis oleh pasangan misionaris Kossila dari Finlandia sejak tahun 1957 di daerah Upper Serangoon dan Tampines, Singapura.
Ketika pasangan misionaris Kossila meninggalkan Singapura, pelayanan tersebut diserahkan kepada Rev. William Lee dan istrinya, yang menjadi Gembala Glad Tidings Church yang pertama.
Melakukan pekerjaan misi di luar Singapura merupakan beban yang selalu ada di hati Rev. Willian Lee sejak awal pelayanan beliau. Perjalanan misi Rev. William Lee ke luar Singapura yang pertama adalah ke Tanjung Pinang, Indonesia pada tahun 1970.
Dan sejak tahun 1971 Glad Tidings Church sudah turut mendukung penginjilan di Indonesia, khususnya dalam menyokong tenaga-tenaga baru untuk dikirim ke ladang penginjilan di desa-desa terpencil, serta memberikan bantuan kepada para pelajar di Sekolah Alkitab.
Kerjasama GTC dengan GPdI dalam menjalankan misi penginjilan tersebut juga dapat dilihat dari bantuan yang diberikan dalam pembangunan Sekolah Alkitab dan gereja-gereja di Palembang dan Kepulauan Riau.
Selain dari pekerjaan misi di Indonesia, GTC juga telah banyak melakukan perjalanan-perjalanan misinya ke India (sejak 1994), Kamboja (sejak 1999), Myanmar (sejak 2000) dan Vietnam.
Pada tahun 2005 tanggung jawab Gembala Senior diserahkan kepada Pastor Lawrence Lee. Sedangkan pendiri GTC, Rev. Willim Lee dan Pastor Rachel Lee, tetap melayani sebagai Penasehat.
Keberadaan GPdI Jemaat Singapura sejak berdirinya hingga sekarang ini merupakan pelayanan jemaat berbahasa Indonesia di GTC.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang pelayanan Glad Tidings Church, silahkan Anda kunjungi situs
www.gtc.org.sg