Beribadah Kepada Tuha
Roma 12:1
Oleh Pdt. Franky Mewengkang

 

Di akhir pelayanannya di Roma, Rasul Paulus menasihatkan supaya jemaat mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Ibadah adalah hal yang penting yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang percaya. Iman percaya bertumbuh dari pendengaran, oleh firman Tuhan dalam ibadah [Rom 10:17]

Gereja harus waspada terhadap segala tipu daya setan dalam segala aspek kehidupan. Kesibukan sehari-hari hendaknya tidak menjadi penghalang yang merampas kesempatan untuk beribadah kepada Tuhan

Di dalam ibadah kepada Tuhan segala kebutuhan kita dicukupkan, bukan hanya kerohanian yang bertumbuh kuat tetapi juga semua berkat jasmani dicurahkan oleh Allah bagi umat-Nya. Ibadah kepada Tuhan mendatangkan berkat atas kebutuhan jasmani yaitu makanan dan minuman, juga segala sakit penyakit dijauhkan [Kel 23:25]

Beribadahlah menurut cara yang berkenan kepada Tuhan, dengan hormat dan takut [Ibr 12:28]

Beribadah dengan hormat
Tunjukkan rasa hormat kita kepada Tuhan dengan menghargai keselamatan yang telah kita terima di dalam Yesus Kristus. Hargailah keselamatan itu dengan beribadah, yang merupakan hal yang penting yang akan membawa kita kepada keselamatan yang sempurna

Beribadah dengan takut
Beribadahlah dengan rasa takut, yaitu dengan menempatkan Tuhan sebagai yang terutama di atas semua yang ada

Tuhan adalah Allah Sang Pencipta yang sanggup melakukan segalanya. Dia sanggup mengadakan mujizat untuk memelihara kehidupan setiap orang yang percaya. Tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi Tuhan sebab Dialah Allah yang menciptakan segala sesuatu. Dialah juga Tuhan yang memperhatikan kehidupan kita sebagai orang percaya. Persembahkanlah segenap hidup kita untuk memuliakan Tuhan

Lakukan ibadah dengan benar, menurut cara yang berkenan kepada Tuhan. Jadikan Tuhan sebagai prioritas dalam kehidupan dan tempatkanlah Dia di tempat yang tertinggi, maka hidup kita akan diberkati

 

Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Ibrani 12: