Engkau Akan Mengembang
Yesaya 54:1-3
Oleh Pdt. Daniel Peterson

 

Firman Allah selalu memberi pengharapan. Bangsa Israel sering mengalami keadaan seolah-olah ditinggalkan dan dilupakan [Yes 49:14]. Sesungguhnya Tuhan senantiasa mempunyai rencana yang indah bagi umat-Nya. Siasat Iblis adalan mempengaruhi umat Tuhan supaya merasa ditinggalkan sehingga mulai berjalan tanpa firman Tuhan.

Iman mengandung pengakuan (ayat 1), tindakan (ayat 2) dan perjanjian (ayat 3).

Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan!

Mandul mengandung arti tidak sanggup menerima benih dan menghasilkan. Ada waktunya kita merasa seperti mandul, tidak menghasilkan sesuatu bagi Tuhan, seperti berada di padang gurun, dan tidak memiliki kemampuan untuk berbuat sesuatu bagi Tuhan. Namun sesungguhnya Tuhan mempunyai rencana yang indah bagi setiap umat-Nya.

Hana diolok-olok sebab ia mandul, namun Allah menjawab doa dan mengabulkan permohonannya. Demikian juga Iblis mengolok saat kita merasa mandul dan tidak mampu berbuat apa-apa. Bersoraklah bagi Allah bahkan di saat kita belum mendapat jawaban atas masalah yang kita hadapi. Daud bermazmur bagi Allah di hadapan para allah [Mzm 138:1-2]. Paulus dan Silas memuji Tuhan bahkan di saat mereka berada di dalam penjara.

Lapangkanlah tempat kemahmu

Besarkan iman dan harapan. Kembangkan semua kapasitas yang ada untuk menerima yang lebih banyak dari Tuhan. Miliklah kerinduan untuk bertumbuh dan berkembang di dalam iman. Giatlah dalam persekutuan umat Tuhan yang saling menguatkan satu dengan yang lain, di situlah sumber kekuatan bagi kita.

Engkau akan mengembang

Ayat ini mengandung perjanjian. Melalui Kristus setiap janji Allah digenapi [2 Kor 1:20]. Allah tidak pernah gagal sebab Dia hidup di dalam kekekalan, kita hidup di dalam waktu. Semua yang kita perlukan telah tersedia di dalam Kristus Yesus. Semua yang dijanjikan Tuhan tidak ada satupun yang tidak dipenuhi [Yos 23:14].

Apakah yang menjadi penghalang sehingga kita merasa mandul? Naikkanlah kepada Tuhan, yang menjadi sumber jawaban bagi setiap seruan dan doa yang dinaikkan kepada-Nya, kemenangan telah menjadi bagian kita.

Percayalah kepada kesetiaan Tuhan yang kekal untuk selama-lamanya.

 

Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah. 2 Korintus 1:20