Kehidupan Orang yang Benar dan Jujur
Amsal 29:27
Oleh Pdt. Paul Runkat

 

Orang bodoh adalah kekejian bagi orang benar

Orang bodoh tidak memiliki pengertian dan tidak mengetahui jalan Tuhan [Yer 4:22; 5:4]. Pemberitaan tentang Kristus adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, namun pengenalan akan salib Yesus adalah kekuatan dan hikmat yang menyelamatkan manusia [1 Kor 1:18-25].

Orang bebal tidak mempercayai keberadaan Allah [Mzm 14:1-3]. Sesungguhnya tidak ada alasan untuk tidak mempercayai Allah oleh sebab kekuatan dan keIlahian-Nya saat dunia diciptakan [Rom 1:18-20; Mzm 19:1].

Orang bodoh mendengar firman Tuhan namun tidak melakukannya [Mat 7:26]. Jadilah pelaku firman, bukan hanya pendengar, orang yang meneliti firman Tuhan akan berbahagia oleh perbuatannya melakukan firman Tuhan [Yak 1:22-27].

Orang bodoh mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri namun ia tidak kaya di hadapan Tuhan [Luk 12:20-21]. Firman Tuhan menasihatkan kita untuk tidak mengumpulkan harta duniawi yang tidak kekal, namun sebaliknya carilah perkara-perkara rohani yang harus kita miliki untuk kehidupan kekal di sorga nanti [Mat 6:19-25].

Hanya dengan takut akan Tuhan kita dapat mengenal Allah dengan sesungguhnya. Orang yang bodoh menghina hikmat dan didikan Allah [Ams 1:7].

Perhatikan hikmat Allah yang membawa kebijaksanaan dan pengetahuan. Hawa mengabaikan perintah Tuhan sehingga ia terperdaya oleh bujukan Iblis [Kej 3:6; Ams 5:1-2, 12-14]. Orang yang mengabaikan firman Tuhan terjerumus ke dalam perangkap [Ams 7:22-23].

Orang jujur kekejian bagi orang fasik

Orang yang jujur menjauhi kejahatan [Ams 16:17], lurus perbuatannya [Ams 21:8], hidup tidak bercela dalam ketulusan hati dan membenci murtad [Mzm 101:2-4]. Orang yang jujur berkata dengan benar [Mat 5:37].

Allah bergaul erat dengan orang yang jujur [Ams 3:32b]. Orang yang mengikatkan dirinya dengan Tuhan menjadi satu roh dengan Dia [1 Kor 6:17]. Hanya dekat dengan Tuhan kita mampu memahami pikiran-Nya, dan sifat-sifat keIlahian-Nya ada di dalam diri kita. Henokh bergaul dengan Allah sampai ia diangkat oleh Allah [Kej 5:22].

Hiduplah melekat dengan Tuhan sehingga tidak ada celah yang mencelakakan kita. Dialah Pembela orang benar.

 

Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia. 1 Korintus 6:17