Yosu
Yosua 24:14-15
Oleh Pdt. Lulus Ananto

 

"Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

Ayat di atas merupakan intisari kehidupan Yosua sebagai pelayan Tuhan sampai ia berumur 110 tahun. Yosua menyimpulkannya dalam suatu pernyataan yang menarik sekali

Ada 4 hal mengapa ia mengungkapkan hal tersebut di atas

1. Yos. 1:6-10
Yosua sadar sepenuhnya bahwa hanya bersama Tuhan sajalah ada kesuksesan. Dari muda sampai tua, Yosua melihat kebenaran tidak pernah meleset. Sukses itu bukan mudah-mudahan atau semoga, tetapi merupakan janji, kalau kita merenungkan Firman Tuhan

2. Yos. 6-8
Yosua mengalami kemenangan demi kemenangan dengan cara yang mudah

3. Yos. 7-9
Yosua pun pernah mengalami kekalahan dalam peperangan. Yosua tertipu oleh karena tidak meminta keputusan Tuhan, akhirnya ia tahu bahwa Tuhan sangat benci dan peka terhadap dosa. Ungkapan dalam Yos. 24:14-15 adalah bagian dari pengalaman kemenangannya, namun juga kekalahannya

4. Yos. 24:14-15
Yosua membuat satu tekad sebagai kepala rumah tangga. Lembaga pertama yang citranya pernah dirusak oleh iblis adalah rumah tangga. Rumah tangga Adam dan Hawa begitu suci, tetapi menjadi tercemar setelah digoda dan tergoda oleh ular, yaitu iblis

Kita semua dipanggil untuk memenangkan dunia melalui lembaga rumah tangga Kristen yang kuat dengan kebenaran Firman Allah sebagai landasannya. Kalau rumah tangga kuat, gereja kuat, negara pun akan kuat pula. Memang tidak semudah apa yang diucapkan, tetapi cara praktis dalam pembinaannya adalah dengan mempunyai tekad untuk mengajak seluruh anggota keluarga memulai suatu hari dengan beribadah bersama-sama. Inilah rahasia rumah tangga yang harmonis. Beribadah artinya berpikir, bertindak, melakukan sesuatu yang berkenan kepada Tuhan

Biarlah tekad Yosua ini juga menjadi tekad kita

 

Oleh sebab itu, takutlah akan TUHAN dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia. Yosua 24:14